Friday, January 27, 2012

Kode Bilangan

Untuk bisa membuat suatu proram di sebuah PLC / programmable Controller diperlukan sebuah pengetahuan dasar tentang kode bilangan. Ini akan berfungsi untuk mengetahui nilai-nilai  dalam sebuah alamat yang ada dalam PLC. Pengetahuan ini akan sangat terasa apabila qt sudah bermain dengan suatu nilai/besaran yang menggunakan sebuah  byte atau word. sebelum masuk ke kode bilangan qt juga harus tahu tentang apa itu bit, byte dan word.

 

 Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa byte terdiri dari 8 bit, word terdiri dari 2 byte. dan double word terdiri dari 2 word.


Sedangkan untuk istilah kode bilangan yang banyak digunakan dalam sebuah PLC yaitu biner, hexadesimal dan desimal. untuk biner biasanya menggunakan bilangan BCD (binary code Decimal), ini hampir mirip dengan bilangan biner yang ada dalam pelajaran matematika terdiri dari angka 0 dan 1. kalau dalam kondisi sebuah alamat, 0 adalah menunjukkan off dan 1 menunjukkan on. Bilangan biner ini akan menempati sebuah bit. sedangkan untuk hexa dan desimal akan menempati sebuah byte ataupun word. Untuk sebuah biner akan menunjukkan nilai dari sebuah bit, sedang bcd akan menunjukkan nilai untuk 4 buah bit. Bisa dibilang bcd adalah sebuah paket bilangan yang terdiri dari 4 bit. sehingga perhitungan atau data bcd akan berbeda dengan biner.
Tabel bilangan ini harus qt ingat karena akan sangat terpakai saat pemogramam sebuah PLC.  Biasanya orang akan menyepelekan hal tersebut karena merasa hanya sebuah pelajaran matematika dasar, tetapi apabila qt sudah bermain data seperti data analog, dan komunikasi antar PLC, Touch Screen, Inverter dan perangkat lainnya  qt akan sangat membutuhkannya






3 comments:

Animasi Mesin